TopOfBlogs | Next Tip »?

Posts Tagged ‘yajna’

Upacara

Saturday, December 20, 2008 22:44 No Comments

Sang Suyasa:
Gurunda, telah cukup luas apa yang telah Gurunda uraikan mengenai filsafat dan susila agama Hindu. Bolehkah hamba mengetahui sekedarnya perihal upacara-upacara yang ada dalam agama kita?
Rsi Dharmakerti:
Tentu saja boleh, anakku, dan memang malah anaknda harus mengetahuinya sebagai seorang penganut dan pencinta agama.
Hanya di sini Guru tidak akan menguraikan pelaksanaan upacara-upacara itu secara terperinci, tetapi [...]

This was posted under category: Upadesa Tags: ,

Panca Yadnya

Saturday, October 4, 2008 9:39 No Comments

Pandangan hidup masyarakat di Bali selalu berpedoman pada ajaran falsafah temurun yang dikenal dengan nama Tri Hita Karana (Tiga penyebab terjadinya kehidupan).
Dalam artian adanya hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, hubungan yang harmonis antara manusia dengan manusia dan hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam.
Dalam pelaksanaannya tetap berlandaskan ajaran-ajaran Agama Hindu dan dalam kegiatan [...]

This was posted under category: Bebas Tags:

Banten

Saturday, October 4, 2008 9:37 No Comments

…Sahananing bebanten pinaka raganta tuwi,
pinaka warna rupaning Ida Bhatara,
pinaka andha buwana.
Sekare pinaka kasucian katulusan kayunta mayadnya,
Reringgitan tatuwasan pinaka kalanggengan kayunta mayadnya.
Raka-raka pinaka widyadhara widyadhari…
(Lontar Yadnya Prakerti).

Semua banten melambang diri kita (manusia),
melambang Keragaman kuasa Tuhan,
melambang kebesaran alam semesta.
Bunga-bungaan adalah lambang kesucian dan ketulusan dalam melakukan Yadnya. Ornamen dekorasi pada banten [...]

This was posted under category: Bebas Tags: , , ,

Bhuta Yadnya

Saturday, October 4, 2008 9:35 No Comments

Caru, dalam bahasa Jawa-Kuno (Kawi) artinya : korban (binatang), sedangkan ‘Car‘ dalam bahasa Sanskrit artinya ‘keseimbangan/keharmonisan’. Jika dirangkaikan, maka dapat diartikan : Caru adalah korban (binatang) untuk memohon keseimbangan dan keharmonisan. ‘Keseimbangan/keharmonisan’ yang dimaksud adalah terwujudnya ‘Trihita Karana’ yakni keseimbangan dan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan (parahyangan), sesama manusia (pawongan), dan dengan alam semesta (palemahan).
[...]

This was posted under category: Bebas Tags: