Religion Top Blogs KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia | Next Tip »?

Mandala Pertama - Bab IV - Sukta 61

Friday, April 3, 2009 10:24
Posted in category Bebas

1
Hanya kepada Tuhan maha cemerlang sajalah kami mempersembahkan pemujaan dengan penuh penghormatan, karena Dia adalah paling perkasa dari yang perkasa cepat, tak terkalahkan, bajik, penghadiah pemujaan dan pendorong. Semoga kidungan devosional kami yang memuji kelimpahan-Nya, dicintai dengan bergairah sepertinya makanan.

2
Hanya kepada-Nya lah kami persembahkan penghormatan, yang dapat diterima sebagai makanan dan kami mengidungkan kemuliaan-Nya dengan bahasa yang pantas demi untuk keberhasilan dalam membingungkan (musuh-musuh kami). Para pengidung memanjatkan doa pujian untuk memuliakan Tuhan maha cemerlang, penguasa abadi, dengan hati, pikiran dan semangatnya.

3
Dengan kata-kata kami sendiri yang bernada keras namun murni dan kuat, kami persembahkan penghormatan untuk memuji-Nya, yang kebesaran-Nya unik dan kebijaksanaan dan keagungan-Nya tak tertandingi

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Mandala Pertama - Bab IV - Sukta 60

Friday, April 3, 2009 10:23
Posted in category Rg Veda

1
Semoga Tuhan sebagai pencerah pelaksanaan upacara suci, perwujudan pengetahuan, duta yang bergerak cepat dari kekuatan ilahi, yang membawa pancaran dua wilayah dan dipersamakan dengan nafas vital kosmis, berlaku ramah pada orang-orang bijak.

2
Orang yang menyukai kemajuan dan tulus, keduanya berada di bawah bimbingan Tuhan. Raja penciptaan yang maha mulia, sebagai pembagi keuntungan yang diinginkan senantiasa hadir dalam hati para bhakta sebelum datangnya fajar

3
Semoga penghormatan tulus kami yang senantiasa segar, yang dipersembahkan dengan cinta kasih dan penghormatan yang tulus itu mencapai Tuhan yang maha mulia, yang berbahasa lembut dan bersemayam laksana obor dalam hati kami. Pada saat tertekan, orang-orang bijak, berpengalaman, tercerahi dan kaya hanya akan menyeru-Nya saja.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Mandala Pertama - Bab IV - Sukta 59

Friday, April 3, 2009 10:21
Posted in category Rg Veda

1
Wahai Tuhan yang layak dipuja, semua kekuatan ilahi lain yang bersinar mendapat sinar dari-Mu. Wahai pemimpin alam semesta, semua yang lainnya mendapat kebahagiaan hanya dari-Mu saja. Sebagai penentu nasib segalanya, Engkau merupakan pusar dari mahluk hidup yang menopang setiap orang laksana pohon yang berakar tunjang dalam.

2
Tuhan Yang Esa adalah penguasa surga dan pusar bumi sehingga menjadi penguasa keduanya. Segala kekuatan kosmis mewujudkan kekuasaan-Nya. Wahai penentu nasib segalanya, Engkau mengilhami sinar ilahi dalam hati orang-orang yang mencintai Tuhan

3
Laksana berkas sinar yang secara permanen terdapat pada matahari, wahai penguasa alam semesta, segala harta benda berpusatkan pada-Mu. Engkau adalah penguasa harta benda yang ada dalam gunung, pada tanam-tanaman, dalam air atau di antara manusia.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Rg Veda - Mandala Pertama - Bab III - Sukta 58

Sunday, March 29, 2009 11:14
Posted in category Rg Veda

1
Api spiritual batin sesungguhnya adalah kekuatan yang dibangkitkan; ia juga abadi dan keluar dengan cepat; ia adalah duta dari Tuhan yang cemerlang sendiri. Dengan jalan yang sesuai, ia maju dan menyinari batin kami dan ikut serta dalam upacara kurban spiritual dengan persembahan

2
(Seperti api batin) demikianlah api fisik abadi, yang menggabungkan makanannya dengan nyalanya dan dengan cepat melahap kayu bakar dan membubung dengna kobaran nyalanya; menyebar laksana seekor kuda yang serba bisa dan bangkit menuju wilayah atas dengan ribut, seperti ributnya awan di ketinggian sana.

3
Tuhan maha cemerlang dan abadi, pendukung persembahan dimuliakan oleh kekuatan vital kosmis dan pemberi kekayaan, dan pemimpin segala kegiatan sakral dan membagikan kekayaan. Dipuja oleh para pemuja dan dimuliakan di antara umat manusia, Dia menerima pengabdian yang dipersembahkan berturut-turut.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Rg Veda - Mandala Pertama - Bab III - Sukta 57

Sunday, March 29, 2009 11:07
Posted in category Rg Veda

1
Kami memuliakan sang diri yang benar-benar perkasa dan luar biasa, sangat dermawan, yang ketergesa-gesaan tak tertahankan itu laksana arus deras air dari tebing curam, dan olehnya kekayaan spiritual terpusat secara luas dibuka untuk menunjang kegiatan agung kami.

2
Wahai roh, seakan-akan sedang beristirahat pada sebuah gunung, Engkau memusnahkan kekuatan jahat dengan pengetahuan-Mu yang bersinar tajam dan menembus; semuanya mengelu-elukan-Mu sebagai pelindung dan buru-buru menghaturkan penghormatan pada-Mu dan mengidungkan doa-doa devosional. Aliran kegembiraan spiritual sesegera aliran air menuju kedalaman

3
Fajar sebagai perwujudan sinar ilahi, mempersembahkan penghormatan pada sang diri nan jaya dan sukar ditaklukkan di mana pancaran karakteristik dan kenamaan yang menunjang kehidupan, telah mendorongnya pada segala sisi untuk mencari kebijaksanaan, seperti berkas sinar yang cepat menyebar pada segala arah.

4
Roh yang sangat makmur dan sangat dipuja, kami sebagai organ indra adalah milik-Mu; kami hanya memuliakan-Mu saja. Terimalah persembahan kami. Tak ada selain Engkau yang berhak menerima pengabdian kami. Semoga Engkau mencintai dan menyayangi doa kami seperti ibu bumi menyayangi mahluk-mahluknya.

5
Wahai roh, kekuatan-Mu luar biasa; kami semua adalah milik-Mu dan untuk itu, semoga Engkau memenuhi aspirasi dari para penyembah-Mu. Surga yang luas tunduk atas keperkasaan-Mu. Bumi ini tunduk atas kemurahan hati-Mu

6
Wahai roh, dengan keputusan-Mu yang tegas, Engkau telah menyingkirkan awan-awan kebodohan menjadi kepingan-kepingan dan mencurahkan air yang terkurung di dalamnya untuk dapat mengalir. Sesungguhnya, hanya Engkau sajalah yang memiliki segala kekuasaan itu.

Tags: ,

Rg Veda - Mandala Pertama - Bab III - Sukta 56

Sunday, March 29, 2009 11:05
Posted in category Rg Veda

1
Bila organ indra sebagai pelaksana upacara kurban memandang persembahan kenikmatan indra dengannya seakan-akan dalam sendok besar, sang diri (roh) dengan buru-buru akan menyongsongnya seperti seekor kuda mengejar betinanya. Karena itu, sang diri tinggal dalam kereta badan yang keemasan, dengan organ indra sebagai kuda-kuda dan berbagi kenikmatan dengannya.

2
Pengagumnya (yaitu sang diri lebih rendah), organ indra, menanggung kenikmatan indra, mengelilinginya beramai-ramai seperti sungai-sungai mengelilingi lautan. (Wahai organ indra), bangkitlah segera dengan kidung pujian pada sang diri, pelindung tempat upacara, seperti halnya para wanita mendaki pegunungan (guna memetik bunga)

3
Sang diri itu sangat perkasa dan cepat dalam kegiatannya; ia dilindungi oleh kehendak yang teguh. Kemuliaannya bersinar laksana puncak pegunungan dengan kekuatan tak terkalahkan. Dihibur oleh kegembiraan spiritual, ia tertahan dan terkurung serta terbelenggu dengan tali pemikiran remeh

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Rg Veda - Mandala Pertama - Bab III - Sukta 55

Sunday, March 1, 2009 22:01
Posted in category Rg Veda

1.
Dalam badan kita sendiri ada antariksa (wilayah nafas vital dan pikiran) dan juga bumi (badan fisik yang tampak). Luasnya sang roh lebih luas ketimbang antariksa, dan bumi ini dimensinya tak berarti bila dibandingkan dengan jangkauan pengaruh sang roh. Roh sukar diatasi dan sangat perkasa, sehingga ia telah menjadi penghalang bagi musuh-musuh dari mereka yang memuliakannya. Sang diri ini memusnahkan kejahatan dengan ketajamannya dan menembus di kedalaman yang vital.

2
Sang roh, dengan kemampuannya yang luas, menyelamatkan pemikiran seperti halnya lautan menerima sungai-sungai. Secara bersemangat ia mendorong untuk mencicipi sari kebahagiaan spiritual. Ia adalah ksatria dan harus dipuja atas kekuatannya.

3
Wahai sang roh, Engkau melumpuhkan kekuatan kegelapan, bukan untuk kesenangan-Mu sendiri; Engkau bahkan mendominasi mereka yang mengunggulimu dalam kemilikan. Keilahian-Mu mengatasi segala kekuatan lain. Roh dengan kebanggaan yang sepantasnya mengungguli organ-organ indra karena kekuatan dan kecakapan bawaan.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Rg Veda - Mandala Pertama - Bab III - Sukta 54

Sunday, March 1, 2009 21:58
Posted in category Rg Veda

1
Wahai Tuhan maha cemerlang, janganlah mendesak kami untuk melakukan pertentangan yang menyakitkan. Kekuatan-Mu tak tertandingi, ENgkau telah menjadikan lautan dan sungai mengalir deras. Bagaimana mungkin bahwa seluruh wilayah alam semesta tak akan gemetar akan kengerian terhadap-Mu?

2
Persembahkanlah penghormatan pada Tuhan maha perkasa yang memurnikan pikiran dan badan. Kidungkan kemuliaan-Nya, karena Dia senang mendengar puji-pujian suci. Dengan keperkasaan yang tak dapat ditahan, Dia menciptakan alam semesta. Dengan kedermawanan-Nya lah Dia menyenangkan aspirasi kita.

3
Persembahkanlah puji-pujian pada Tuhan maha agung dan maha mulia, dari mana dengan tak gentar kehendak ilahi dipusatkan pada kamantapannya sendiri. Kemasyhuran-Nya sangat universal. Dia menganugerahkan kehidupan. Dengan bantuan-Nya, kita mampu untuk mengusir kejahatan indra-indra kita; Dia dipatuhi oleh kekuatan vital dan Dia merupakan pencurah anugerah. Penguasa seperti inilah yang mempercepat ke sini.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Rg Veda - Mandala Pertama - Bab III - Sukta 53

Wednesday, February 4, 2009 22:41
Posted in category Rg Veda

1
Kami, para bhakta yang berkumpul dalam dewan memuja Tuhan maha cemerlang dan perkasa, dengan puji-pujian sakral sehingga Dia siap memberikan kekayaan dan kebijaksanaan pada kami, dan semoga kami dapat menerimanaya secepat mimpi. Semoga pujian kami tulus dan bajik, karena pujian yang diungkapkan dengan buruk tak mendapatkan imbalan dari Tuhan maha pemurah

2
Kami mempersembahkan puji-pujian ini pada-Mu, ya Tuhan maha cemerlang; Engkau adalah pemelihara, penganugerah badan yang kuat, yang terdiri dari indra-indra tajam dan pikiran cepat; Engkau adalah penguasa kekayaan, guru umat manusia, sangat murah hati dan tak pernah mengecewakan para pemuja-Mu. Engkau adalah kawan sejati bagi teman kami dan pada mereka yang mendekati-Mu sebagai seorang teman.

3
Wahai Tuhan maha cemerlang, maha kuasa, maha bijak, kami mengetahui bahwa segala harta benda kekayaan dan kebijaksanaan yang bersinar ini adalah milik-Mu. Datanglah, wahai penakluk, dengan segala kebijaksanaan dan kekuatan-Mu, dan semoga Engkau tidak mengecewakan para pemuja yang menaruh keyakinannya penuh harapan pada-Mu.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Rg Veda - Mandala Pertama - Bab III - Sukta 52

Wednesday, February 4, 2009 22:39
Posted in category Rg Veda

1
Muliakanlah roh ilahi, penganugerah kebahagiaan surgawi, yang ratusan pemuja sekaligus memanggil-Nya dengan puji0pujian sakral. Kami memohon-Nya dengan puji-pujian indah untuk segera datang pada kami dan memberi tempat pemujaan sakral kami dengan kehadiran-Nya dan melindungi kami.

2
Bila roh utama disenangkan untuk menerima doa-doa pengabdian dan memusnahkan kekuatan jahat pengganggu arus berkah, Dia mantap bagaikan pegunungan dalam menopang para penyembah0Nya. Dengan memiliki ribuan cara melindungi para pemuja-Nya. Dia semakin bertambah kekuatan-Nya.

3
Dia tidak menyayangi para ateis. Dia meliputi bentangan luas wujud manusia. Dia adalah sumber kebahagiaan. Dia menyenangi pengabdian kami. Kami memanggilnya dengan penghormatan mendalam dan pemikiran luhur, karena hanya Dia lah yang dapat memenuhi aspirasi kami.

Read the rest of this entry »

Tags: ,